Heavenly Chocolate Bali Halal atau Tidak ? Simak Jawabanya! 

heavenly chocolate bali halal atau tidak

Heavenly chocolate bali halal atau tidak – Sebagai salah satu tujuan wisata yang sangat populer di Indonesia, Bali memiliki banyak oleh-oleh khas yang bisa dibawa oleh para wisatawan saat kembali ke daerah asal mereka.

Salah satu oleh-oleh yang sangat diminati oleh wisatawan adalah Heavenly Chocolate Bali (HCB). Namun, pertanyaannya adalah, apakah heavenly chocolate halal atau tidak?

Pertanyaan ini harus dijawab terlebih dahulu oleh setiap Muslim yang ingin membeli HCB. Sebagai Muslim taat, penting untuk selektif dalam memilih makanan, terutama dalam memilih camilan seperti ini yang memiliki beberapa titik kritis kehalalannya.

Heavenly Chocolate Bali Halal atau Tidak ? 

Mungkin sebagian kalian sudah tahu bahwa beberapa menu di HCB menggunakan alkohol sebagai campuran bahan kue. Oleh karena itu, kue cokelat asal Bali ini tidak akan mendapatkan sertifikat halal dari MUI.

LPPOM MUI tidak akan memberikan sertifikat halal kepada industri makanan yang salah satu menu mereka mengandung zat-zat yang diharamkan seperti alkohol, seperti penggunaan rum dan baileys pada kue coklat ini. 

MUI sendiri juga telah menegaskan bahwa penggunaan alkohol yang tidak alami dalam industri makanan adalah sebuah keharaman, meskipun tidak membuat orang yang memakannya mabuk.

Menurut guru besar sebuah kampus, menggunakan berbagai macam alkohol dengan sengaja atau apapun yang berbentuk khamar tidak diperbolehkan atau haram. Selain itu, dalam agama islam pun tidak diperbolehkan karena menurut ajaran islam serta yang terdapat di dalam al-quran pun tidak diperbolehkan. 

Maka dari itu, heavenly chocolate ini mengandung alkohol walaupun memang kadarnya tidak membuat mabuk, namun kembali lagi bahwa ini tidak dianjurkan untuk agama islam. 

Namun, para ulama memiliki pandangan yang berbeda mengenai apakah kue yang tidak mengandung alkohol tetap haram. Beberapa ulama menyatakan bahwa alkohol tidak najis, tetapi mayoritas ulama menetapkannya sebagai najis. 

Penulis sendiri lebih mengikuti pandangan yang menyatakan najis. Jika peralatan dan wadah bekas yang digunakan untuk membuat kue yang mengandung alkohol tidak dicuci terlebih dahulu, maka kue yang tidak mengandung alkohol tersebut menjadi najis dan hukumnya haram. 

Namun, jika peralatan dan wadah yang digunakan berbeda, maka kue yang tidak mengandung alkohol tersebut halal untuk dikonsumsi. Jadi jika kalian masih bertanya heavenly chocolate bali halal atau tidak, sekarang kalian sudah tahu jawabannya ya! 

Mengenal Heavenly Chocolate Bali 

Heavenly Chocolate Bali (HCB) adalah merek kue coklat ternama yang berasal dari Pulau Dewata. Arti nama chocolate ini sebenarnya adalah ‘heavenly’ yang bisa diartikan bahwa siapa saja yang mencoba rasa coklat ini seakan-akan merasakan coklat yang ada di surga, karena rasanya yang sangat lezat. 

Sebagai merek besar yang memiliki ciri khasnya sendiri, HCB memiliki keunikan yang tidak ditemukan pada pesaingnya. Salah satu contohnya adalah produk HCB yang dikemas dalam dua ukuran, yaitu persegi dan persegi panjang. Kedua jenis kemasan ini menawarkan kesan yang premium dan mewah.

Hal unik lainnya terletak pada saat ingin mengkonsumsinya. Penggemar HCB harus menaburkan bubuk coklat yang sudah termasuk dalam paket pembelian sebelum menyantapnya.

Mungkin kalian masih bingung bukan heavenly chocolate bali halal atau tidak, menu di HCB terbagi menjadi dua, yaitu yang mengandung alkohol dan yang tidak. Bahan coklat yang digunakan langsung diimpor dari Belgia. Berikut ini adalah daftar lengkap menu HCB.

Berbagai Macam Rasa dan Harga 

Selalu banyak pertanyaan tentang Heavenly chocolate bali halal atau tidak, namun yang perlu kalian ketahui heavenly chocolate bali adalah coklat leleh dengan gaya Jepang yang terbuat dari Finest Belgian Chocolate. 

Dibuat di Bali, cokelat ini enak dan memiliki bentuk yang indah. Informasi selengkapnya dapat dilihat di heavenly chocolate Bali, coklat Belgian leleh ala drama Korea.

Oleh-oleh yang satu ini sangat cocok untuk kalian yang ingin berlibur ke bali, namun pastikan kalian menggunakan jasa tour terbaik ya. Kami merekomendasikan kalian jika ingin ke bali bisa menggunakan paket tour bali, yang dijamin akan memberikan kalian kenyamanan serta harga terbaik. 

Heavenly Chocolate tersedia dalam dua ukuran kotak, yaitu kotak Square dan Long:

  1. Square Box (170gr)

– Dark 54,5% = 130.000

– Milk Caramel = 140.000

– Matcha = 140.000

– Taro = 140.000

  1. Long Box (330gr)

– Dark 54,5% = 220.000

– Milk Caramel = 230.000

– Matcha = 230.000

– Taro = 230.000

– Mix (2 rasa) = 235.000

Perlu diingat bahwa bubuknya dipisahkan agar tidak berantakan dan juga dilengkapi dengan tusuk. Semua varian coklat Heavenly Chocolate non-alkohol. Setiap pembelian kotak Square atau Long akan mendapatkan satu ice gel secara gratis. 

Jadi, tunggu apa lagi? Pesan sekarang juga coklat keren dari Bali ini! Dan jika kalian ingin membeli coklat ini pastikan kalian sudah mengetahui berbagai macam rasa yang bisa kalian pilih sesuai dengan keinginan kalian.

Kesimpulan 

Berdasarkan penjelasan diatas, apabila kalian menanyakan apakah Heavenly chocolate bali halal atau tidak, maka jawabannya adalah haram jika produk tersebut mengandung alkohol.Namun, apabila produk tersebut tidak mengandung alkohol, maka harus dipastikan terlebih dahulu dengan pihak pengelolanya. 

Jika peralatan yang digunakan untuk membuat produk tersebut tercampur, maka status halalnya menjadi haram. Namun, jika tidak tercampur, maka produk tersebut dapat dianggap halal.

Setelah kami menjelaskan dengan detail, namun, jika kalian masih bertanya apakah heavenly chocolate bali halal atau tidak kami tidak menganjurkan karena mengandung alkohol namun jika kalian masih ingin mencobanya silahkan saja. 

Baca Juga: 10 Tempat Makan Enak di Lombok dengan Suasana yang Bikin Betah