Dua Bandar Togel Online di Banyuasin Tertangkap

Dua Bandar Togel Online di Banyuasin Tertangkap

Palembang, Sumatra Selatan, polisi telah berhasil ringkus dua orang yang di duga melakukan kegiatan haram, yaitu bekerja sebagai bandar judi togel online. Dua warga Banyuasin yang tertangkap tersebut berinisial ZN umur 44 tahun dan ER yang berusia 39 tahun. Mereka berdua tak berkutik ketika polisi menggerebeknya.

Kepala Polsek Maryana, AKP Agus menuturkan bahwa pelaku tertangkap setelah polisi memperoleh informasi dari warga terkait dengan perjudian togel yang dilakukan oleh para pelaku tersebut. Dengan sejumlah informasi yang di dapat itu, pihak kepolisian segera bergerak dan melakukan pengintaian terhadap ZN dan ER. Tidak perlu waktu yang lama dalam pengintaian tersebut. Karena setelah mengintai, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap dua tersangka.

judi qq online

Agus berkata bahwa keduanya telah ditangkap di dalam kediamannya saat mereka melakukan rekapan nomor togel dari para pemasang togel. Ungkapan itu dijelaskan pada hari Minggu tanggal 20 Desember 2020.  Informasi lainnya pun ditambahkan oleh Agus, bahwa pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Maryana untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Setelah diperiksa, pelaku mengakui bahwa perbuatan haramnya itu sudah dilakukan baru 1 tahun sebagai bandar togel.

1 tahun mungkin masih baru jika dibandingkan 2 tahun, tapi tentunya selama itu mereka sudah mengantongi banyak keuntungan. Jadi bandar togel memang menjadi solusi bagi mereka untuk menambah penghasilan sehari-hari. Terlebih lagi kini sudah ada internet, jadi para bandar itu mengandalkan situs judi online untuk mengecer nomor. Memang bisa dibilang menguntungkan bagi sebagian masyarakat, akan tetapi hal itu adalah perbuatan haram bagi Agama serta tindakan pelanggaran hukum di Indonesia.

Tapi kata Agus, ternyata pernyataan dari para pelaku berbeda dengan apa yang selama ini diselidiki oleh polisi. Hasil penyelidikan ternyata para pelaku sudah beraksi selama 2 sampai 5 tahunan. Dalam sehari, keduanya bisa mendapatkan keuntungan sebesar 300 ribu Rupiah. Untuk para pemasangnya adalah warga sekitaran Sungai Pinang Ogan Ilir dan Sungai Rebo Banyuasin.

Dari penangkapan tersebut, polisi juga menyita ponsel milik pelaku yang digunakan untuk berkomunikasi dengan para pemasang. Seperti dengan penerimaan pesanan nomor serta pemberitahuan keluaran nomor dari bandar togel online pusat.

Memang mudah untuk melancarkan pengecer togel untuk saat ini meski sudah tidak ada lagi bandar judi resmi di negara ini. Mereka bisa menggunakan ponselnya untuk mengecer nomor togel tanpa harus berkeliling ke rumah-rumah warga. Tapi semudah-mudahnya tupai melompat, sekali kejadian pasti jatuh juga. Seperti kedua tersangka ZN dan ER tersebut, mereka dijatuhi pasal 303 KUHP mengenai hukum melakukan tindakan judi di negara ini. Dalam pasal tersebut menerangkan bahwa hukuman bagi para pelaku judi adalah kurungan penjara dengan maksimal 10 tahun. Atau juga denda uang paling banyak 25 juta Rupiah.

Kasus yang seperti ini tidak hanya terkuak pada warga Banyuasin tersebut. Selama ini polisi di seluruh Indonesia sudah sering melakukan penangkapan pelanggaran hukum dengan kasus judi togel online. Tapi mengapa masih ada banyak yang melakukannya? Sebab para penjudi togel online ini merasa aman dengan tindakannya. Karena dengan hanya smartphone saja mereka sudah dapat melihat-lihat pasaran bandar togel luar negeri.

Terlebih lagi mereka difasilitas agen-agen judi Indonesia yang beroperasi dari luar negeri. Jadi para penjudi di Indonesia bisa bertransaksi dengan bandar online memakai metode lokal seperti rekening bank dan pulsa. Selain itu, para peminat togel pun juga masih banyak. Bagi mereka yang tidak mengerti tata cara main judi online sudah pasti akan membeli nomor terhadap orang yang mempunyai akun di situs judi.

Mungkin Anda semuanya memiliki minat untuk melakukan ini. Tapi ingat, jangan coba-coba meniru para pelaku meski bisa melakukannya melalui intenet. Sebab pihak yang bewajib akan terus memburu pelaku praktik perjudian dalam bentuk apa pun. Sedikit atau banyak Anda dalam berjudi, tapi kalau sudah kena pasal maka harus menjalani sidang. Tentunya kita semua tidak mau dijatuhi hukuman seperti dua bandar togel online dari Banyuasin itu kan? Dan kepada para pelaku tersebut kini sudah menjalani hukumannya di Palembang.